[FF] BTS Series: Yesterday- V’s Version (Ficlet)

Title: Yesterday- V’s Version

Author: fatmawatidew

Genre: romance (biasalaaah :p), songfic, sad, angst

Main Cast:

  • Kim Taehyung/ V (BTS)
  • OC (or imagine as you yourself, darl :*)

Length: Ficlet

Rating: G, T

Disclaimer: BTS‘s member, OC, storyline are belong to Allah SWT. Segala bentuk kesamaan atau kemiripan murni ketidaksengajan semata. Harap maklum.

Assalamualaikum. Giliran member BTS yang se- line sama aku ini yang nongol. Ini songfic dari lagunya Taylor Swift- Red.

Ini murni fiksi. Bukan berdasar pengalaman pribadi tetangga sebelah, aplagi pengalamnku sendiri. Yah, hanay sekadar ngomong sih. Berhubung kemarin ada dek Astri dan dek Dhean yang tanya di FFku, “Ini pengalaman pribadi ya?”. Sungguh pertanyaan yang menggelikan sekaligus nyesek. Jiakaka

Untuk yang kesekian kali, selamat muntah paku setelah baca FF ini, kawanku sayang *lempar bom upil*

Sorry for all typost that will spread sporadically. ._. tolong dikoreksi lagi ya 😀

Happy reading, taste the emotion, feel the imagination 😀

yesterday--taehyung-ver

[Apa gunanya kalau kau hanya memiliki ‘dahulu’?]

 Loving him is like driving a new Maserati down a dead-end street
Faster than the wind, passionate as sin, ending so suddenly
Loving him is like trying to change your mind once you’re already flying through the free fall
Like the colors in autumn, so bright just before they lose it all

Tuhan itu pecinta keindahan. Makanya Dia menciptakan semua makhluk dengan keindahannya masing- masing.

Termasuk Taehyung.

Untuk jatuh cinta padanya, tak butuh waktu jutaan tahun cahaya. Untuk mencintainya tak butuh usaha yang berat. Ini sama normalnya dengan bernapas. Sama mudahnya dengan mengunyah permen karet.

Dia itu ibarat adrenalin yang selalu bisa memicu debar jantungku. Setiap saat mendengar suaranya. Setiap SMS- nya muncul di ponselku. Tiap malam yang kami habiskan dengan mengobrol melalui sambungan seluler hingga akhirnya salah satu dari kami tertidur, dan yang lain memutuskan sambungan telepon.

Losing him was blue like I’d never known

Missing him was dark grey all alone

Forgetting him was like trying to know somebody you never met
But loving him was red
Loving him was red

Bersamanya, aku hanya teringat tentang satu kata: bahagia. Ibuku memang pernah berkata, selalu ada perpisahan dalam setiap pertemuan, selalu datang duka dalam setiap bahagia. Namun aku lupa sama sekali mengenai hal itu saat Taehyung ada di sekitarku. Tak pernah sekali pun kata ‘berpisah’ melintas dalam otakku.

Sama sekali tak terpikir kata ‘kita’ akan menghilang begitu saja untuk menggambarkan aku dan Taehyung.

Touching him was like realizing all you ever wanted was right there in front of you
Memorizing him was as easy as knowing all the words to your old favorite song
Fighting with him was like trying to solve a crossword and realizing there’s no right answer
Regretting him was like wishing you never found out that love could be that strong

Aku suka setiap saat kami bergandengan tangan. Saling menautkan jemari sembari berjalan di antara rimbunnya pepohonan ketika musim semi datang bersama kicauan burung. Melintasi bermeter- meter jarak tanpa merasa lelah sedikit pun.

Kemudian, saat di taman kota, kami akan berhenti. Duduk di bangku taman sambil menikmati se- cone es krim. Rasa caramel untuk Taehyung, dan rasa jeruk untukku.

Pada satu titik, saat kami bosan dengan rasa normal, dia akan mengajakku ke luar kota. Dengan kereta bawah tanah, kami menyeberangi jarak. Mencoba es krim varian aneh: rasa siput laut.

Well, aku sama sekali tak suka rasanya. Namun dengan bujukan Taehyung, aku menghabiskan es krim itu. Membuatnya tertawa terbahak saat melihat ekspresiku. Iya, terserah apa maunya. Aku tahu dia menikmati kesengsaraanku saat kuhabiskan es krim itu segigit demi segigit.

Tapi aku juga menyukainya. Aku suka melihatnya tergelak bebas. Ini seperti terapi bagiku. Saat mood– ku terasa hancur rata dengan tanah, hanya dengan mendengar tawanya saja aku sudah bisa kembali utuh. Membaik seperti saat baterei ponsel di isi ulang.

Remembering him comes in flashbacks and echoes
Tell myself it’s time now, gotta let go
But moving on from him is impossible
When I still see it all in my head
In burning red
Burning, it was red

Suara- suara di otakku selalu menyebut nama Taehyung berkali- kali. Layaknya berteriak di depan tebing, menimbulkan gema yang tiada kenal henti.

Tidak seperti luka yang bisa sembuh seiring waktu, untuk melupakannya kurasa aku tak mampu. Ini seperti berusaha melompat di atas trampolin dan berharap bisa menyentuh permukaan bulan. Sampai kapan pun, hal itu akan nyaris tak mungkin untuk terjadi.

Dia, Taehyung, adalah warna merah bagiku. Membuatku dipenuhi semangat yang membuncah, memunculkan tawa, muse bagiku.

Dialah matahari di antara setumpuk tugas kuliah dengan deadline yang mencekik. Dialah pelangi di balik hujan air mata saat aku mendapat masalah. Dialah petir yang mendadak menyambar dan menghanguskan semuanya, saat kata ‘kita akhiri saja semuanya’ meluncur dari mulutnya.

Itu seperti tendangan yang menohok perutku. Serangan telak pada bagian vital. Menimbulkan rasa tak mengenakkan yang bahkan masih bisa kurasakan hingga sata ini.

Iya, aku tahu itu salahku. Aku yang melampiaskan semua emosiku padanya. Padahal dia tak pernah sekali pun menggunakan nada tinggi padaku. Aku yang selalu membentaknya hingga akhirnya ia mencapai titik batas kesabarannya.

Dan kini aku menyesali semua itu.

And that’s why he’s spinnin’ ’round in my head
Comes back to me, burning red
Yeah, yeah

Sekarang aku menangis dalam diam. Duduk menyendiri di bangku taman kampus ini, aku tampak begitu mengenaskan.

“Kau tak apa- apa?” tanya seseorang. Lalu sebuah saputangan terulur padaku yang kini sedang menunduk dalam- dalam. Aku memandangi sapu tangan yang disodorkan padaku itu.

Sapu tangan biru ini… aroma ini… suara ini…Segera kudongakkan kepalaku. Menatap mata itu setelah sekian lama ia bagai terdampar di galaksi lain. Harusnya aku malu karena ada orang lain melihatku bersimbah air mata begini. Namun apa peduliku. Otakku sedang tak berfungsi karena kehadiran pemuda satu ini.

Ya. Taehyung. Berdiri dengan salah tingkah. Oh, jangan tanyakan padaku bagaimana aku tahu hal itu. Karena dia akan mengedipkan matanya berkali- kali saat merasa grogi.

Mengenal Taehyung sama mudahnya dengan memahami diriku sendiri. Aku tahu, tiap jam satu pagi dia akan terbangun dengan sendirinya. Lalu tanpa sadar melangkah ke ruang makan dan duduk di salah satu kursinya. Dan… ia akan tidur lagi di sana. Sampai pagi menjelang, meninggalkannya dalam kondisi bertanya- tanya mengapa ia bisa ada di situ.

Aku tahu, ia masih menyimpan syal rajut dari almarhumah neneknya. Dan masih setia mengenakan syal itu meski warnanya sudah berubah dari putih menjadi kecokelatan. Taehyung sama sekali tak peduli dengan hal itu. Meski beberapa temannya menjadikannya bahan tertawaan akibat mengenakan syal tersebut.

“Hei, gwaenchana?” melihat aku tak bergerak, pada akhirnya Taehyung membungkuk dan berinisiatif membersihkan air mataku. “Kenapa kau menangis seperti ini?”

Bukannya reda, tangisanku malah kembali keluar. Tangan ini… sudah berapa lama aku tak melihatnya? Jarak ini… kapan terakhir kali kami sedekat ini?

Biasanya Taehyung akan langsung memelukku saat aku menangis seperti ini. Dan aku akan balik memeluknya erat, seakan dia adalah Papa Bear. Tapi sekarang? Kedua lengan itu tak lagi untukku, kurasa.

“Tae…hyung..?”Taehyung menatap mataku. Sementara tangannya masih sibuk mengelap air mataku.“Aku… sebenarnya aku…. aku…” Oh bodoh. Cepatlah berkata. Kenapa kau malah bergagap ria begini? “Aku… sebenarnya…. Taehyung, aku        

“Yaa, Taetae! Aku mencarimu kemana- mana. Ayo lekaslah, bukannya atraksi gajah melukisnya akan berakhir pukul 5 sore?”Aku dan Taehyung menoleh pada gadis yang berdiri beberapa meter jauhnya. Gadis itu meminta Taehyung untuk mendekat dengan gerakan tangan. Tampak gelang dari tali sepatu berwarna merah bergoyang- goyang seiring lambaian tangannya.

Lantas kulirik gelang yang ada di pergelangan tangan Taehyung.

Bahan yang sama, warna merah yang sama.

Dan senyum pahit pun menyeruak dariku.

Baguslah kalau dia tak sendirian sepertiku.

“Ah, tunggu sebentar, Eun!” Taehyung balas berseru pada gadis itu. Dengan tergesa, ia mengulurkan sapu tangan itu padaku dan berkata, “Aku pergi dulu ya,”

Secepat itulah ia datang. Dan secepat itu pula ia menghilang dari penglihatanku.

Fokus mataku tak bisa teralihkan. Masih terpaku pada Taehyung dan kekasihnya yang berjalan beriringan. Dengan sebelah tangan mereka terjalin menjadi satu. Sesekali mereka saling melontarkan kata- kata yang tak bisa kutangkap dari sini. Lalu mereka tertawa bersama.

Dahulu tawa itu milikku.

Dahulu tangan itu hanya aku yang bisa menggenggamnya.

Dahulu hanya aku yang memanggilnya Taetae.

Hah… dahulu.

Da- hu- lu.

D- a- h- u- l- u.

Apa gunanya kalau kau hanya memiliki ‘dahulu’?

His love was like driving a new Maserati down a dead-end street 

 

Another gaje story. Sepurane, rek. ._.V
Maaf kalau ceritanya jelek, geje, dan bikin eneg. Aku sendiri pas baca lagi juga eneg dan mules nggak karuan. Isi ceritanya kayak nggak nyambung sama lagu Taylor Swift yang ini.

Oke, semoga buat kamu- kamu yang gagal move on langsung ngerasa ‘aduh, gue banget nih’ setelah baca FF ini.Dan yeah, jangan ambil keputusan pas kondisi marah- marah. Pada akhirnya, keputusan yang dibuat pas kondisi emosi lagi nggak oke hanya akan membuatmu menyesal. Baik dari sisi kata- kata yang kita ucapkan, ekspresi orang yang kita ajak ngobrol waktu membuat keputusan itu, atau dari isi keputusan yang kita buat. Kalau semuanya sudah terjadi, hanya kalimat ini yang bakal muncul–> ‘Sip. Modar kowe, Nak!’

Jiakakak sok tua banget gue :p

Anyway, si Taehyung ini setelah dilihat- lihat ternyata emang bener mirip sama Daehyun dan Baekhyun. Dia itu seperti… campuran Baek dan Dae. 

Oke, Thanks for reading. Tanggapan dinanti 😀

Advertisements

22 thoughts on “[FF] BTS Series: Yesterday- V’s Version (Ficlet)

    1. Ada sebuah pengakuan setelah aku baca ini.

      Mataku berkaca-kaca pas bagian senyum pahit itu.

      Kak! Aduh. Ngeselin emang! Kenapa Taehyung yang berdarah AB ini malah dapat yang angst? Gak kuat kak gak kuat T-T /lambai-lambai kekamera/

      Eh, iya. Itu di disclaimer…haha, maaf ya kalo bikin nyesek XD
      Trus itu di footnote…buat yang gagal move on? Maksudnya apa tuh? Nyindir kak? Jahat ah! ><

      Btw, itu si Baekhyun kayak jadi emak, Daehyun jadi bapak, si Taehyung jadi anak XD

      (ps: aku masih kesel gara-gara Taehyung dapat yang angst loh kak) /?/

      1. kan emang ide awalnya bikin yang angsty ini dek imut, abaikan yg Jimin itu. Itu proyek gagal soalnya -_-V pdahal lagunya udah cocok, FFnya aja yang eror. hahaha
        Gapapa, cuma jaga2 aja kalo kamu mau tanya ‘ini pengalaman pribadi ya?’ soalnya ya gitudeh, tau sendirilah, ane jomblo. Ga mungkin banget kalo ini curhatanku 😀
        Lha emg fakta di masyarakat itu dek, temen2ku yo banyak yg putus (mutusin juga), tp akhirnya malah keinget terusssssssssssssssssssssssss :p
        Iya tuh, bener. Taehyung sendiri pernah ngmg kalo Daehyun itu bpknya, Baek itu ibunya. makasyong udh baca beb 😀

  1. Hei beibeh~ *goyangkan kepala*
    demi apa… Aku hnya meringis kecil baca project-mu BTS yg V ini. Nyesek? Iya. Lebih nyesek lg kalo ini cast kesenenganku. Bocorr dah bocoorr XD

    daann, es krim siput? Pngen nyobain dong beh. Ane pecinta es krim. belinya dimana? :p

    Trus syal. Kain putih yg 5thn aja cukup menguning. Dan ini kecoklatan? Keknya berabad2 nih nyimpennya. Knpa ga dmuseum’in aja skalian? Peninggalan nenek kan itu? Hha :p

    Udah deh, ngmong jujur ke Suga kalo umak suka sm dia. Kalo umak ga blg, mana Suga tau. Mslh dihindari menghindari it urusan blkgan. yg penting kelegaan hati meenn :p
    Sbnernya ane juga sama. susah move suka sama seseorang. Tp itu dulu. Skrg orgnya udh ada padaku. *cielaahh Xp
    smangat beh, don’t be sad don’t be cry apalagi galau, u know Allah is always be there, by your side 😀

    Mengenai Baekhyun-Taehyung-Daehyun, no coment. Lebih baik mrka dpasang2in drpd Baekhyun hrus sama sama ante Tae*g *nama disamarkan*

    NB: jika setuju, like komen ini *apadeh haha XD

    1. Ciye yg meringis, ciye yg (dulu) gagal muv on :p
      wkwk
      es krim siput itu ane tau dr shoujo manga (lupa judul, sorry), kalo mau, coba cari di jepang sono neng. Mereka kan ahlinya bikin rasa2 freak. hahahaha
      Syal itu udah tuaa banget beh. Ciri2 cowok setia, nyimpen sesuatu sampe kapan pun. kayak aquw *lirik boneka butut di kamar*
      Hei hei, kmaren ak udah ngmg ke Suga, dan katanya ‘oke, lu bisa jd sopir gua’ 😛
      btul mamen, baiknya mereka bertiga threesome aja drpd baek sama Tiiit *sensor*
      sayangnya d sini ga ada tombol like -__-
      makasyong beh udh baca :*

      1. meringis gilo maksute beh huahahah XD
        sudah, itu dahulu, yg sekarang biarkan yg sekarang :p
        sudah kuduga pasti dari sono asalnya. -_-
        setua sooman kah? youngmin kah? wkakak :v
        eh, umak kan wanita berkacamata ta? brati umak ga setia beh :p
        hah? sopir? emg umak bisa nyupir? Wah kerja sambilan beh, sikat beh sikaatttt *ciiaatttt >.<
        Sepertinya itu semua akal2annya SM beh, ane mencium kecurangan dan kebohongan O..o
        syama-syama beehh :*

  2. anyeong #lambaitangan #diusir
    haduhh gimana ngomongnya yahh, emmm… ini cerita kok… #thor: kamu banget ya haha … emm, iya sihh aku banget, tp aku yg Taehyung nya buakakaka…. OC nya tu ibarat mantan gueeh haha #sombong, dan akika taehyung nya duong #bangga. haha begitukah yg dirasa mantanku wkwk, klo iya si ya sukurin salah sendiri aku diputusin, and now!!! dy pngen balikan lg, oh hellow g usah ngarep, aku uda sama Taehyung bahagia wekkk #curcol #ditendang

  3. iki kiriman 9 july 2014. tapi baru baca sekarang masa dan epeknya itu loh ahh nyesek banget T.T tanggung jawab dong nih authornya bikin nangis TT.TT keren sumpah (y)

  4. KAK’-‘ KAU MEMBUATKU BERPOTEK RIA MALAM MALAM’-‘)/?
    Ini jleb banget yaampun._.
    SI TEHYUNG KENAPA………………………………………
    TEHYUNG PUNYA PACAR BARUUUUUUU……
    TIDAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAKKKKK
    /oke ini gaje/
    huehehehe~
    kak, ini nge feel banget masa, sampe sampe keluarin ingus eh/? air mata T_T
    Daebak dehh’-‘

  5. *baper* lalu *mewek* T^T
    Mbaaaaak, ini apaaaaa? Mphiiiii </3
    duh bahasanya, sip. bikin terhanyut syekali. aaaah, gak kerasa udah fin aja.
    biarin aku nampol si Taetae, karena udah sok peduli gitu. rasanya 'nyess' gitu yaa jadi si cewe, haha
    d-a-h-u-l-u. satu kata berjuta makna *eaaak*
    nice nice nice fic Mbaaaak ❤

  6. OMG !!!
    Aku langsung nangis waktu tau kalau taetae udah move on trus ketawa breng sma pacar brunya 😦 😥
    ceritanya ngena bgt kak keren

    oh ya salam kenal ya kak

Share your comments here :D

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s